Gejala Usus Buntu
Gejala usus buntu ini diawali dengan rasa nyeri di daerah perut bagian atas atau di daerah pusar (ukbilicus), kemudian beralih dan menetap pada sisi kanan perut bagian bawah. daerah sisi kanan perut dikenal dengan Mc Barney’s Point. Daerah tersebut terasa lemah dan nyeri yang muncul sesaat-saat, sering diikuti dengan mual, munta dan diare ringan.
Suhu badan penderita agak naik dan terjadi leucocytosis (banyak sel darah putih) serta mengalami kelemahan pada titik perut. Jika terjadi abses terasa adanya suatu gumpalan dan bila ada gangguan pada otot-otot perut, denyut nadi semakin cepat dan suhu badan naik. Dalam keadaan ini perlu segera ditangani secara serius. Bila penyakit ini menyerang anak-anak, sering disertai dengan diare.
Gejala-gejala umum yang sering menyertai usus buntu adalah rasa nyeri atau kram di sekeliling pusar atau bagian atas perut, hilangnya nafsu makan, mual dan muntah yang akan berlanjut dengan nyeri yang hebat di bagian kanan bawah perut. Jika tidak segera diatasi, usus buntu yang terinfeksi bisa pecah, sehingga bakteri dapat masuk ke dalam rongga perut.
Hal in akan menimbulkan peritonitis yaiut peradangan pada peritonium (selaput yang membataasi rongga perut) dan menutu lambung dan usus halus. Salah satu pengobatan yang bisa dilakukan adalah tindakan operasi untuk membuang apendiks atau usus buntu yang terinfeksi (apendiktomi).
Ciri-ciri usus buntu yang umum terjadi adalah :
1. Tubuh jadi demam
Tubuh mengalami demam. Ciri atau gejala ini biasanya akan muncul setelah perut terasa nyeri. Jika sudah demam, itu artinya infeksi dari usus buntu sudah semakin parah. Ada baiknya memeriksakan diri ke dokter secepatnya.
2. Nyeri perut
Usus buntu adalah berupa perut yang terasa nyeri di ulu hati. Biasanya orang sering salah kira karena menganggap hal ini adalah sakit maag. Ini disebabkan karena saraf dari usus buntu sama dengan saraf dari bagian lambung/maag. Namun, lama kelamaan rasa sakit ini akan berpindah ke sisi kanan bawah perut sesuai dengan letak usus buntu.
Source : "ususbuntu.org"
Source : "ususbuntu.org"



0 komentar:
Posting Komentar